Fenomena Kepo Agama Artis

Fenomena Kepo Agama Artis

Beberapa waktu yang lalu kalian pasti pernah mendengar tentang berita pernikahan penyanyi dangdut Nella Kharisma dengan Dory Harsa. Namun, yang menjadi fokus dan banyak diperbincangkan dari pernikahan tersebut malah justru seputar agama yang dianut oleh kedua mempelai. Seperti yang diketahui, baik Nella maupun suaminya memiliki agama yang berbeda sehingga pernikahan keduanya menjadi pembicaraan masyarakat terutama di media sosial.

Sayangnya, tidak cukup menjadi konsumsi pemberitaan media, keduanya juga sempat mendapat kecaman, cemoohan bahkan ancaman yang dilakukan oleh orang-orang yang tidak dikenalnya. Bahkan, mungkin ada pula penggemar yang kecewa dan memutuskan berubah menjadi anti-fans keduanya. Hal ini sungguh disayangkan mengingat agama mereka tidak ada kaitannya dengan keahlian mereka di bidang musik.

Obsesi yang menggangu

Fenomena Kepo Agama Artis

Tidak hanya Nella, sebenarnya banyak sekali masyarakat yang sangat penasaran dengan agama yang dianut oleh para artis dan selebritis baik lokal maupun luar negeri. Banyak artis-artis pendatang baru atau selebriti terkenal yang justru sering dipertanyakan soal agama yang dianutnya daripada prestasi yang telah diraihnya. Sebagai contoh sederhana, kalian bisa melihat Google dan mengetik nama sembarang artis di kolom pencarian. Hampir bisa dipastikan jika pertanyaan tentang agama apa yang dianut selalu ada dalam daftar pencarian.

Hal ini tentu kerap menimbulkan pertanyaan. Kenapa masyarakat sangat kepo dengan agama yang dianut artis? Tidak peduli arti dalam negeri atau luar negeri, banyak pertanyaan yang berkaitan dengan agama beredar di dunia maya. Bahkan, untuk artis sekelas BTS yang saat ini disebut-sebut sebagai boy group paling terkenal di dunia pun tidak lepas dari pertanyaan netizen tersebut.

Hal ini bisa dikatakan cukup aneh mengingat beberapa tahun lalu belum ada fenomena kepo agama artis. Saking banyaknya pertanyaan soal agama bahkan kadang membuat seseorang merasa stress dan frustasi sendiri. Hal itu cukup menyedihkan karena ada beberapa anggapan jika agama tertentu bisa menjadi faktor seorang artis bisa sukses dan terkenal di masyarakat. Lalu, sebenarnya apakah fenomena ini memang benar tengah banyak terjadi di seluruh dunia atau hanya di Indonesia saja?

Jika kalian meneliti lebih jauh maka jawabannya cukup bervariasi. Pemberitaan tentang agama tokoh-tokoh terkenal selama ini memang lumayan sering ada di negara seperti Amerika Serikat dan tentu saja Indonesia. Meskipun begitu, tidak menutup kemungkinan tentang pemberitaan seputar agama tokoh-tokoh terkenal di negara lain.

Sayangnya, meski tetap ada pihak yang penasaran dengan agama artis atau tokoh terkenal tapi rasanya hal yang terjadi di Indonesia adalah yang paling menarik untuk dibahas. Hal ini dikarenakan agama memegang peranan yang cukup penting di masyarakat tanah air sehingga pertanyaan soal agama yang dianut sering sekali ditanyakan. Hal ini tentu cukup berbeda dengan yang terjadi di luar negeri dimana pertanyaan seputar agama biasanya dikaitkan dengan urusan politik.

Meningkatnya sentimen agama dan kaum konservatif

Fenomena Kepo Agama Artis

Seiring dengan berjalannya waktu, kehadiran kaum konservatif semakin terasa di berbagai bidang baik politik maupun hiburan. Hal ini tidak hanya terjadi di Indonesia tapi juga di negara-negara lain terutama di Amerika Serikat dan Eropa. Hal ini sebenarnya cukup mengejutkan mengingat keduanya termasuk negara maju dimana masyarakat dan pemerintahannya kurang tertarik membahas masalah agama.

Berbeda dengan Indonesia, negara-negara maju biasanya sangat menghormati privasi sehingga tidak terlalu tertarik mengurusi agama seseorang. Namun, seiring dengan semakin meningkatnya sentimen rasial, keagamaan dan kaum konservatif yang dinilai religius membuat orang-orang semakin sering mempertanyakan agama orang lain. Bahkan terkadang hal itu bisa sampai pada taraf yang cukup mengganggu.

Hal ini sebenarnya cukup berbahaya karena masalah agama bisa menjadi salah satu alasan ujaan kebencian. Sebagai contoh, mantan Presiden Amerika Serikat Barack Obama terus mendapat serangan berupa kabar palsu yang mengatakan jika dirinya adalah seorang muslim. Hal ini tentu cukup sensitif mengingat pandangan warga Amerika Serikat tidak terlalu bagus terhadap umat Islam.

Lalu, bagaimana dengan di tanah air? Di Indonesia masalah seputar agama semakin sering menjadi perbincangan seiring dengan semakin banyak masyarakat yang berpandangan religius dan konservatif.  Oleh karena itu, urusan agama sekarang sering menjadi topik pembahasan terutama oleh berbagai media mainstream dan menjadi konsumsi masyarakat karena responnya cukup besar.

Masih ingat dengan kasus Salmafina Sunan yang banyak diberitakan setelah pindah agama? Atau yang terbaru tentang seorang gamer yang terus ditanya tentang agama apa yang dianutnya? Semua itu merupakan salah satu contoh fenomena obsesi masyarakat terhadap beberapa public figure. Ironisnya, setelah tahu pun masih ada saja yang memberikan “doa” dan “ceramah” agar nanti bisa memiliki agama yang serupa dengan penggemarnya.

Hal ini tentu cukup memprihatinkan mengingat masalah agama sebenarnya adalah hal yang sangat privat dan sebaiknya tidak diintervensi oleh siapapun apalagi oleh orang yang tidak dikenal. Sayangnya hal tersebut malah terkadang malah menjadi bahan pemberitaan media dan cenderung menggiring opini masyarakat. Bahkan tidak jarang pemberitaan tersebut memicu timbulnya ujaran kebencian di berbagai media sosial.